Tampilkan postingan dengan label BANK SOAL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BANK SOAL. Tampilkan semua postingan

Senin, 06 Agustus 2012

Guru Dijamin Tidak Dimutasi Jika Nilai UKG Jeblok

 
Mendikbud Muhammad Nuh membantah kabar yang menyebut pemerintah akan melakukan rolling, mutasi, atau redistribusi terhadap guru-guru yang nilai Uji Kompetensi Guru (UKG)-nya rendah. Menurutnya, kabar tersebut hanya isu yang dilontarkan oleh oknum yang sengaja ingin meresahkan para guru.

"Yang mau me-rolling itu siapa? Itu hanya isu-isu yang tidak perlu diperdebatkan. Lagipula, apa hubungannya pemetaan dengan rolling? UKG ini kan semata-mata seperti check up saja," ungkap Nuh di Jakarta, Minggu (29/7).

Nuh menegaskan, jika dari hasil UKG ditemukan adanya guru-guru yang memperoleh nilai rendah, tentu sanksinya akan dibina dan tidak ada kaitannya dengan tunjangan yang sudah diterima oleh guru. Jika nilai guru si A mendapat angka 5 untuk bidang-bidang tertentu, lanjut Nuh, tentu itu akan lebih baik untuk kepentingan evaluasi.

"Guru kan tidak mungkin bisa menilai dirinya sendiri. Saya saja tidak bisa. Maka itu, hasil UKG ini bisa dikatakan sebagai rapor agar guru mau meningkatkan kualitas. Kalau tidak mau meningkatkan kualitas, kan aneh. Dengan adanya peta seperti ini, mereka bisa memutuskan untuk bisa belajar sendiri atau ikut kursus," paparnya.

Mantan Rektor ITS ini menambahkan, bentuk pembinaan yang akan diberikan pemerintah juga bermacam-macam. Misalnya, mulai dari kursus hingga pelatihan di Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP). "Banyaklah model pembinaan yang bisa kita lakukan. Bahkan, kita juga mempersilahkan guru-guru untuk belajar mandiri," ucapnya.

Tidak ada Istilah Tidak Lulus dalam UKG

Tujuan UKG adalah untuk memetakan kompetensi dan kemampuan para tenaga guru. Dari hasil UKG ini jelasnya, sudah dapat diketahui apa kelemahan dan kelebihan masing-masing guru. Jadi dalam UKG ini tidak ada istilah lulus atau tidak lulus, tapi tetap ada penilaian, yakni nilai tertinggi dan nilai terendah. Mendikbud Mohammad Nuh mengatakan, uji kompetensi itu persis seperti orang check up kesehatan. Hasil dari check up itu untuk perbaikan. Setelah dilakukan pemetaan kemudian dilakukan pengukuran kinerja.

Menurutnya, UKG bukan untuk meningkatkan kemampuan guru dan menyatakan lulus atau tidak lulus. Kemampuan para guru ditingkatkan melalui pelatihan atau kursus. "Kalau kemampuannya mentok, sekolah harus bisa memberikan pendampingan," terang Nuh di sela inspeksi mendadak (sidak) pelaksaan UKG di SMP Negeri 19 RSBI, Jakarta, Senin (30/7).

Selain sebagai pemetaan, lanjut Nuh, UKG sebagai dasar kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan. Sebagai profesi, maka basisnya harus berbasis profesionalitas. "Tidak perlu didekati dengan pendekatan politik, tetapi gunakan pendekatan ini (UKG) untuk kebaikan dari sang guru. Oleh karena itu, dari awal kami tegaskan (UKG) tidak ada hubungannya dengan kesejahteraan. Semata-mata untuk kualitas guru itu sendiri," katanya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Taufik Yudi Mulyanto menyampaikan, UKG di DKI Jakarta diikuti oleh sebanyak 41.571 peserta. Dia mengatakan, UKG dilakukan secara bertahap dan berjenjang. "Para guru di Jakarta sudah siap mengikuti UKG. Guru yang sudah mengikuti UKG diharapkan kembali lagi ke sekolah, sehingga tugas mengajar bisa tetap berjalan," ujar Yudi.

Siti Rahayu, guru mata pelajaran Bahasa Inggris di SMP Negeri 19 Jakarta, mengaku siap mengikuti UKG. Persiapan dia lakukan dengan belajar dan mengunduh materi dari internet. "Materi yang diujikan bahasa Inggris dan pedagogik seperti teori dan teknik penilaian. Saya sharing dengan teman-teman setelah mengajar," ucapnya.

Mendikbud Muhammad Nuh juga membantah kabar yang menyebut pemerintah akan melakukan rolling, mutasi, atau redistribusi terhadap guru-guru yang nilai Uji Kompetensi Guru (UKG)-nya rendah. Menurutnya, kabar tersebut hanya isu yang dilontarkan oleh oknum yang sengaja ingin meresahkan para guru.

Nuh menegaskan, jika dari hasil UKG ditemukan adanya guru-guru yang memperoleh nilai rendah, tentu sanksinya akan dibina dan tidak ada kaitannya dengan tunjangan yang sudah diterima oleh guru. Jika nilai guru si A mendapat angka 5 untuk bidang-bidang tertentu, lanjut Nuh, tentu itu akan lebih baik untuk kepentingan evaluasi.

Sabtu, 04 Agustus 2012

Cara mengerjakan Soal UKG online


Soal Uji Kompetensi Guru (UKG) Online

Petunjuk Cara mengerjakan Soal UKG Online ini didapat dari materi TOT Uji Kompetensi Guru (UKG)online, disampaikan pada TOT Nasional TIM TEKNIS UKG yang diselenggarakan oleh BPSDMP-PMP KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN 2012.

Tombol Aplikasi Soal UKG online

Diharapkan Bapak / Ibu guru yang akan mengerjakan soal UKG online harus menguasai tombol-tombol yang ada pada tampilan aplikasi Soal Uji Kompetensi Guru.

Berikut ini adalah gambar tombol yang akan digunakan nanti pada saat anda mengerjakan soal UKG online:

tombol soal Uji Kompetensi Guru
Tombol pada aplikasi Soal UKG online

Gambar Tampilan Software UKG Online


Selamat Membaca...
Belum tahu tampilan Software UKG Online khan..?
Gambar di bawah ini adalah gambar tampilan interface software Uji Kompetensi Guru yang akan Bapak/Ibu guru pergunakan nanti pada saat ujian online.
Karena software ini masih baru, sehingga untuk dapat menggunakannya harus mempelajari dulu tampilan serta tombol-tombolnya.

Gambar di bawah ini juga menjelaskan tahapan-tahapan dalam mengerjakan UKG menggunakan Software UKG Online. Silahkan pelajari dengan seksama:
Tampilan UKG online

Tampilan UKG online-2

Tampilan UKG online-3

Tampilan UKG-4

Tampilan UKG-5

Tampilan UKG-6

Tampilan UKG-7

Tampilan UKG-8

Tampilan UKG-9

Tampilan UKG-10

Tampilan UKG-11

Tampilan UKG-12

Tampilan UKG-13

Tampilan UKG-14

Tampilan UKG-15

Tampilan UKG-16

Tampilan UKG-17

Tampilan UKG-18

Tampilan UKG-19
Page Information

Inventarisasi Masalah Pelaksanaan UKG


"Dengan terus belajar dan mencoba hal positif, dan tanpa melupakan Tuhan niscaya kesuksesan dapat diraih"
Selamat Membaca...
Ini merupakan re-post dari blog teman yang bertugas sebagai team UKG online, berikut ini ulasannya:
Berikut beberapa masalah yang sering muncul saat pelaksaan UKG Online beserta solusi terbaik dari pakarnya langsung, solusi-solusi Masalah UKG Online terbaik dibawah ini saya ambil dari group UKG online, jika anda seorang teknisi UKG Online yang kebetulan mendapati masalah-masalah ini, dan belum menemukan jawabanya, bisa mencoba mempraktikan solusi-solusi dibawah ini, semoga berhasil dan bermanfaat.
1. Masalah: Saat peserta melakukan login muncul peringatan "Identitas peserta yang anda masukan tercatat sedang mengikuti Ujian" seperti gambar dibawah ini:

Solusi:
1) Masuk ke web pengelola,
2) klik menu "Pengawasan Pelaksanaa",
3) Cari ID yang tidak bisa login,
4) Klik icon gembok kemudian jawab OK.

2. Masalah: Apabila muncul “Init error” berarti server telah aktif, hanya saja file “reginfo.txt” belum diupload ke server:
Solusi:
Cek kembali reginfo.txt yang sudah anda dapatkan dari LPMP yang berasalah dari BPSDM Kemdikbud, apa sudah diupload kedalam folder /etc, lebih lengkapnya silahkan baca kembali manual Aplikasi UKG Online.

3. Masalah: Client tidak bisa memanggil soal

 Solusi:
1. Cek kembali jaringan LAN anda, apa ada firewall yang aktif, atau ada antivirus aktif yang kemungkinan memblock port UKG Online, pastikan firewall dan antivirus yang dimungkinkan memblock ip server UKG Online yang menggunakan port: 8416 dimatikan.
Pastikan kembali bahwa ISP (Internet Service Provider) yang anda gunakan dalam koneksi internet di TUKG anda tidak mengaktifkan firewall yang dimungkinkan memblock ip server ukg online.
2. Solusi lain: Tanpa merubah router, anda bisa juga dengan merubah port pada virtualbox, masuk di setting kemudian network/ Jaringan, pada pengaturan port 8416 diubah ke port 8080.
3. Masalah: Saat print out hasil ujian, tapi tanggal ketinggalan?
Solusi:
Ganti timezone vbox Anda. Caranya:
1. login ke console UKG Pengelola dengan user: root, pass: toor
2. ketikkan perintah berikut:
a. WIB:
ln -sf /usr/share/zoneinfo/Asia/Jakarta /etc/localtime
b. WITA:
ln -sf /usr/share/zoneinfo/Asia/Makassar /etc/localtime
c. WIT:
ln -sf /usr/share/zoneinfo/Asia/Jayapura /etc/localtime

4. Masalah: Mati lampu atau tiba-tiba komputer mati, peserta tidak dapat melanjutkan ujian, keterangannya adalah "Sedang mengikuti Ujian", "Jadwal hari ini tidak ada" dan pesan lainnya yang intinya PESERTA TIDAK DAPAT MELANJUTKAN UJIAN:

Solusi:
Kalau "sedang mengikuti ujian":
Seperti solusi pada masalah nomor 1: Silakan klik icon gembok pada menu "Pengawasan Pelaksanaan".

Jika tulisannya "TIDAK ADA JADWAL UJIAN" berarti:
1. Dianggap Sudah selesai ujiannya dan sudah terkirim ke pusat, 2. Harus minta ijin ujian lagi ke pusat dan tidak bisa diberikan karena sudah tercatat di pusat mengikuti ujian, dan solusi terbaik, pengawas membuat berita acara, supaya peserta bisa mengikuti ujian susulan dilain waktu.

5. Masalah: nomor peserta dan nomor NUPTK sudah dimasukan, dan sudah dipastikan datanya benar sesuai sertifikat peserta, namun tidak bisa login untuk mengikuti UKG.

Solusi:
Setelah teknisi/ pengawas memastikan data peserta memang ada dan terdaftar diserver lokal, namun tidak bisa login, ini disebabkan kemungkinan antara data peserta dengan data yang tercatat di pusat tidak sama, maka solusi terbaik, buatkan berita acara untuk mengikuti ujian susulan, dan segera melapor ke dinas/ panitia UKG setempat untuk perbaikan dan pengecekan kebenaran data peserta.

Sementara ini, nanti kalau ada masalah dan sudah ada solusinya, akan saya tambahkan lagi disini. :)

sumber: http://www.mrmung.com/2012/08/inventarisasi-masalah-pelaksanaan-ukg.html

Jumat, 03 Agustus 2012

Cara Memasang Widget Facebook Di BLog

Pada postingan kali ini saya akan membahas Cara Memasang Widget Facebook Di Blog, karena ada teman yang bertanya bagaimana saya menampilkan profil Facebook saya di Blog saya ini. Sebenarnya memasang profil FB kita di blog kita gak terlalu sulit yang kita kira, namun karena mungkin ada yang belum tahu maka saya akan menjelaskan disini.
Adapun langkah Cara Memasang Widget Facebook Di Blog adalah pertama2 anda masuk ke akun Facebook Anda, lalu klik Profil, dan Klik Buat Lencana Profil (lihat gambar dibawah)

Setelah itu akan muncul gambar dibawah ini

Klik tombol salin atau COPAS (Copy Paste) Kode HTML yang ada pada kotak tersebut, dan simpan sementara di notepad atau langsung taruh diblog kita. Jika anda akan mengedit Lencana (badget) tinggal klik Sunting Lencana.
Anda bisa mengatur posisi Lencana anda baik itu Tegak atau vertikal dan bisa juga menambahkan Isi dari tampilan lencana. Jika sudah selesai maka tekan Tombol Simpan.
Tahap selanjutnya adalah menaruh Lencana yang telah kita buat tadi di Blog kita. Adapun tahapan nya pernah dibahas di SINI. Atau dibawah ini :
  • Klik Dashboard
  • Pilih Appearance –> Widgets
  • Pilih widget Text –> Add Text
  • Klik text yang sudah di Add
  • Pastekan kode html tadi di kolom yang disediakan
  • Klik Done
  • Klik Save Changes
  • Kunjungi Blog Anda
Anda bisa menaruh Lencana Anda sesuai keinginan anda, sesuai dengan Thema Blog Anda. Apakah di sisi kanan atau sisi kiri. Kalau sudah jadi maka bisa seperti punya saya di gambar di bawah ini :D

Nah bagaimana? Mudahkan, langsung praktekin aja. Dengan menampilkan Lencana Profil Facebook anda maka akan memberi tahu pengunjung siapa pemilik blog tersebut. Demikian postingan Tips Blog saya tentang Cara Memasang Widget Facebook Di Blog. Semoga bermanfaat.

sumber:  http://supriatno.blogdetik.com/index.php/2009/07/15/widget-fb/

MATERI TIK KLS VIII.3 SMT-1

MATERI TIK KLS VIII.2 SMT-1

Materi TIK kelas VIII Semester 1

PGRI: Hasil UKG Tidak Layak untuk Pemetaan



Kompas/Ferganata Indra Riatmoko Sejumlah guru menunggu kesempatan mengerjakan soal Uji Kompetensi Guru yang harus digarap secara daring (online) di laboratorium komputer SMK Negeri 2 Yogyakarta, Yogyakarta, Senin (30/7/2012) kemarin. Hingga waktu pengerjaan usai, koneksi jaringan komputer ke server penyedia soal UKG belum dapat dilakukan.

JAKARTA, KOMOPAS.com — Hasil uji kompetensi guru (UKG) secara online yang pelaksanaannya semrawut tidak layak dijadikan sebagai data untuk pemetaan kompetensi guru.
Hasilnya diyakini tidak akan menggambarkan kompetesi guru yang dapat dijadikan pertimbangan dalam melaksanakan pembinaan guru.
"Kalaupun ada guru yang sudah mengerjakan soal UKG, sebaiknya hasil UKG tidak dianalisis dulu untuk disimpulkan sebagai hasil UKG," kata Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sulistyo di Jakarta, Kamis (2/8/2012).
Banyak soal tertukar, ungkap Sulistyo. Ada soal yang pilihan jawabannya tidak ada yang benar, gambar tidak ada sehingga soal tidak bisa dijawab dengan benar, kode mapel tertukar. Hal ini terjadi karena digitalisasi soal tidak benar.
"Jika akan dilakukan pemetaan, tidak akan mampu menggambarkan kompetensi guru yang benar," ujar Sulistyo.
Menurut Sulistyo, ia terkejut karena ternyata pada sistem ada tulisan batas lulus 70. "Ketentuan ini mengingkari niat semula sebagai pemetaan. Hal ini membuat guru resah, panik, dan tertekan," katanya.
Sulistiyo mengemukakan, PGRI menyesalkan sikap pemerintah yang diwakili Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh, yang menyalahkan operator dan guru sebagai penyebab kegagalan UKG online beberapa hari ini.
"Nah, itulah contoh menyedihkan. Penguasa selalu mencari kambing hitam orang kecil untuk dikorbankan jika mereka gagal dalam melaksanakan tugasnya," kata Sulistyo.
Ia mengingatkan agar petugas operator komputer yang sudah bekerja sangat keras dan guru yang sudah menyiapkan dengan baik tidak dikorbankan.
Menurut Sulistyo, satu minggu terakhir, guru sudah bersiap-siap, membedah kisi-kisi, belajar bahan uji, berlatih teknologi informasi, sampai mengajarnya kurang maksimal.
Jika UKG online yang kacau masih diteruskan dan hasilnya dipakai untuk pemetaan, lanjut Sulistyo, Kemendikbud bisa jadi termasuk melakukan kebohongan kepada publik dan pencemaran nama baik guru.
"Saya ingin mengingatkan agar Kemendikbud jujur dan berani introspeksi," kata Sulistyo, yang juga anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) itu.
Ia menambahkan, sesuai dengan kajian PGRI, memang harus ada perbaikan sistem, data guru, dan digitalisasi soal dalam UKG online.
"Jadi, sebaiknya segera diperbaiki. Hentikan dulu UKG online supaya tidak merugikan guru," kata Sulistyo.

Kamis, 02 Agustus 2012

ULANGAN TIK.VII SMT-1


ULANGAN HARIAN - 1 TIK.IX