Tampilkan postingan dengan label UKG. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label UKG. Tampilkan semua postingan

Senin, 06 Agustus 2012

Guru Bernilai Jelek, Disiapkan Pelatihan Khusus Tahun Depan


 


YOGYAKARTA – Melihat hasil sementara uji komptensi guru (UKG) yang jeblok, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) langsung merancang agenda pembinaan. Guru-guru peserta yang mendapatkan nilai UKG jelek, wajib mengikuti pembinaan khusus tahun depan.
Di sela safari Ramadan di Yogyakarta, Minggu (5/8) Mendikbud Mohammad Nuh mengakui jika rata-rata hasil sementara UKG yang hanya 44,5 adalah hasil cukup jelek. Nuh mengatakan para guru peserta UKG tidak perlu meratapi berlebihan hasil UKG tersebut.
“Dengan hasil tadi, mari kita belajar untuk mengakui hal yang sesungguhnya. Kita sudah waktunya belajar fair,” ucap Nuh.

Dia mengatakan hasil rata-rata UKG yang hanya 44,5 itu harus digenjot. Dia menuturkan guru yang memperoleh nilai jelek wajib mengikuti pelatihan khusus tahun depan. Sedangkan guru yang sudah mendapatkan nilai bagus, dilepas untuk kembali mengajar……..
Mantan Menkominfo itu mengatakan, jika sampai saat ini nilai ambang batas kewajaran atau standar guru harus ikut pelatihan khusus masih dalam kajian. Kemungkinan besar guru-guru yang nilainya kurang dari 50 atau 60 akan diikutkan dalam pelatihan khusus tahun depan.

Materi-materi dalam pelatihan khusus ini nantinya akan disesuaikan dengan hasil UKG masing-masing guru. Rata-rata Nuh mengatakan jika para guru kesulitan menghadapi materi soal kependidikan atau pedagogik.
Nuh mengatakan guru yang sangat jago atau menguasai mata pelajaran yang diampu saja tidak cukup. Tetapi guru itu wajib menguasai juga soal teori-teori kependidikan dan prakteknya.
Upaya Kemendikbud dalam meningkatkan kualitas dan kinerja guru tidak berhenti pada pelatihan khusus tersebut. Setelah guru-guru bernilai jelek tadi menjalani pelatihan khusus, akan dikembalikan lagi ke sekolah masing-masing untuk mengajar.

Selanjutnya guru-guru yang memperoleh nilai UKG bagus maupun jelek wajib menjalani penilaian kinerja secara berjangka. “Penilaian kinerja ini diantaranya menyangkut urusan kedisiplinan,” tutur Nuh.
Dia menuturkan, penilaian kinerja ini nantinya akan mengetahui hingga detail kinerja guru dalam mengajar. Mulai dari urusan absensi mengajar, keterlambatan datang ke sekolah, dan urusan teknis lainnya.
“Ibarat dokter, profesi guru juga harus dipantau secara berkala. Tidak bisa dilepas begitu saja,” katanya.

Terkait urusan keberlanjutan UKG, Nuh mengatakan UKG tahap pertama terus dijalankan hingga 12 Agustus mendatang. “Walaupun ada yang macet di beberapa tempat, jalan terus,” katanya.
Untuk itu, Nuh meminta para guru yang akan menghadapi UKG untuk menyiapkan diri dengan matang. Sehingga tidak kesulitan dalam mengerjakan soal ujian.

Guru Dijamin Tidak Dimutasi Jika Nilai UKG Jeblok

 
Mendikbud Muhammad Nuh membantah kabar yang menyebut pemerintah akan melakukan rolling, mutasi, atau redistribusi terhadap guru-guru yang nilai Uji Kompetensi Guru (UKG)-nya rendah. Menurutnya, kabar tersebut hanya isu yang dilontarkan oleh oknum yang sengaja ingin meresahkan para guru.

"Yang mau me-rolling itu siapa? Itu hanya isu-isu yang tidak perlu diperdebatkan. Lagipula, apa hubungannya pemetaan dengan rolling? UKG ini kan semata-mata seperti check up saja," ungkap Nuh di Jakarta, Minggu (29/7).

Nuh menegaskan, jika dari hasil UKG ditemukan adanya guru-guru yang memperoleh nilai rendah, tentu sanksinya akan dibina dan tidak ada kaitannya dengan tunjangan yang sudah diterima oleh guru. Jika nilai guru si A mendapat angka 5 untuk bidang-bidang tertentu, lanjut Nuh, tentu itu akan lebih baik untuk kepentingan evaluasi.

"Guru kan tidak mungkin bisa menilai dirinya sendiri. Saya saja tidak bisa. Maka itu, hasil UKG ini bisa dikatakan sebagai rapor agar guru mau meningkatkan kualitas. Kalau tidak mau meningkatkan kualitas, kan aneh. Dengan adanya peta seperti ini, mereka bisa memutuskan untuk bisa belajar sendiri atau ikut kursus," paparnya.

Mantan Rektor ITS ini menambahkan, bentuk pembinaan yang akan diberikan pemerintah juga bermacam-macam. Misalnya, mulai dari kursus hingga pelatihan di Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP). "Banyaklah model pembinaan yang bisa kita lakukan. Bahkan, kita juga mempersilahkan guru-guru untuk belajar mandiri," ucapnya.

Tidak ada Istilah Tidak Lulus dalam UKG

Tujuan UKG adalah untuk memetakan kompetensi dan kemampuan para tenaga guru. Dari hasil UKG ini jelasnya, sudah dapat diketahui apa kelemahan dan kelebihan masing-masing guru. Jadi dalam UKG ini tidak ada istilah lulus atau tidak lulus, tapi tetap ada penilaian, yakni nilai tertinggi dan nilai terendah. Mendikbud Mohammad Nuh mengatakan, uji kompetensi itu persis seperti orang check up kesehatan. Hasil dari check up itu untuk perbaikan. Setelah dilakukan pemetaan kemudian dilakukan pengukuran kinerja.

Menurutnya, UKG bukan untuk meningkatkan kemampuan guru dan menyatakan lulus atau tidak lulus. Kemampuan para guru ditingkatkan melalui pelatihan atau kursus. "Kalau kemampuannya mentok, sekolah harus bisa memberikan pendampingan," terang Nuh di sela inspeksi mendadak (sidak) pelaksaan UKG di SMP Negeri 19 RSBI, Jakarta, Senin (30/7).

Selain sebagai pemetaan, lanjut Nuh, UKG sebagai dasar kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan. Sebagai profesi, maka basisnya harus berbasis profesionalitas. "Tidak perlu didekati dengan pendekatan politik, tetapi gunakan pendekatan ini (UKG) untuk kebaikan dari sang guru. Oleh karena itu, dari awal kami tegaskan (UKG) tidak ada hubungannya dengan kesejahteraan. Semata-mata untuk kualitas guru itu sendiri," katanya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Taufik Yudi Mulyanto menyampaikan, UKG di DKI Jakarta diikuti oleh sebanyak 41.571 peserta. Dia mengatakan, UKG dilakukan secara bertahap dan berjenjang. "Para guru di Jakarta sudah siap mengikuti UKG. Guru yang sudah mengikuti UKG diharapkan kembali lagi ke sekolah, sehingga tugas mengajar bisa tetap berjalan," ujar Yudi.

Siti Rahayu, guru mata pelajaran Bahasa Inggris di SMP Negeri 19 Jakarta, mengaku siap mengikuti UKG. Persiapan dia lakukan dengan belajar dan mengunduh materi dari internet. "Materi yang diujikan bahasa Inggris dan pedagogik seperti teori dan teknik penilaian. Saya sharing dengan teman-teman setelah mengajar," ucapnya.

Mendikbud Muhammad Nuh juga membantah kabar yang menyebut pemerintah akan melakukan rolling, mutasi, atau redistribusi terhadap guru-guru yang nilai Uji Kompetensi Guru (UKG)-nya rendah. Menurutnya, kabar tersebut hanya isu yang dilontarkan oleh oknum yang sengaja ingin meresahkan para guru.

Nuh menegaskan, jika dari hasil UKG ditemukan adanya guru-guru yang memperoleh nilai rendah, tentu sanksinya akan dibina dan tidak ada kaitannya dengan tunjangan yang sudah diterima oleh guru. Jika nilai guru si A mendapat angka 5 untuk bidang-bidang tertentu, lanjut Nuh, tentu itu akan lebih baik untuk kepentingan evaluasi.

Pengumuman Hasil UKG Online 2012

Dari Pengumuman Hasil UKG Online 2012 telah disampaikan hasil sementara bahwa daerah yang paling tinggi meraih nilai adalah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang mencapai angka 51.03. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh menyampaikan, sampai dengan hari ketiga (1/8) pelaksanaan UKG telah diikuti 373.415 peserta. Dari jumlah sebanyak itu sekitar 243.619 peserta yang datanya sudah diolah.

Hasil sementara Uji Kompetensi Guru (UKG) masih di bawah standar yang diharapkan. Berdasarkan data yang telah masuk di Kemdikbud, rata-rata nilai UKG adalah 44,55. Untuk nilai tertinggi mencapai 91,12 dan terendah 0. Peta ini kalau kita lihat dengan UKA (uji kompetensi awal) tidak jauh beda, yakni 4,2. Nilai UKG sementara yang paling tinggi diraih Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang mencapai 51.03, demikian penjelasan Menteri.

Mendikbud merinci bahwa untuk guru kelas sekolah dasar rata-ratanya 40.87, sedangkan untuk Penjaskes 42.59. Sementara mata pelajaran Bahasa Indonesia guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) rata-ratanya paling rendah dibanding mata pelajaran lain seperti IPA, IPS, dan matematika. Mendikbud juga menyampaikan bahwa kemampuan yang harus dirombak diantaranya dalam kemampuan bahasa Indonesia para guru kita. Untuk sekolah menengah atas, mata pelajaran kimia paling rendah 37.9, sedangkan paling tinggi fisika 58,7.

Melihat hasil yang di bawah harapan ini, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penjaminan Mutu Pendidik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Syawal Gultom berencana mengadakan pelatihan dan pendidikan bagi guru pada 2013. Syawal mengatakan, guru-guru akan dikelompokkan berdasarkan hasil UKG. "Yang lemah pada satu materi tertentu, misalnya matematika aljabar, akan disatukan dan mengikuti pelatihan bersama," kata Syawal.

Pelatihan pada 2013, menurut beliau dimaksudkan untuk menjangkau semua guru. Bagi guru-guru yang belum ikut UKG pada 2012 ini, dia harap akan mengikuti UKG pada 2013. Dengan begitu, sebanyak 2,1 juta guru PNS dan guru tetap yayasan bisa mengikuti pelatihan dan pendidikan pada 2013 mendatang. Untuk menghemat biaya, Syawal menjelaskan, pihaknya akan menggunakan berbagai macam bentuk pelatihan di samping tatap muka untuk menghemat biaya, misalnya modul terpantau dan pelatihan online.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) berkomitmen tetap melanjutkan Uji Kompetensi Guru (UKG) meski penolakan terhadap kebijakan ini makin meluas. Bahkan, Kemdikbud menjamin bahwa pelaksanaan UKG tahap II pada Oktober 2012 mendatang berjalan lancar dan tanpa hambatan jaringan internet.

Kemdikbud menjamin, pada Oktober nanti tidak mungkin ada lagi gangguan internet maupun perbedaan data. Karena yang mengikuti ujian ulang ini adalah guru yang sudah submit, bagaimanapun pelaksanaan UKG ini tidak mungkin dihentikan. Artinya, UKG harus tetap dilanjutkan dengan terus melakukan perbaikan di Tempat Uji Kompetensi (TUK).

Berdasarkan hasil pantauan Kemendikbud ternyata ada beberapa propinsi yang 100 persen lancar melaksanakan UKG di TUK-nya masing-masing. Disebutkan, beberapa daerah yang berhasil melaksanakan UKG 100 persen hingga saat ini antara lain Bangka Belitung, Sulawesi Selatan, dan Kalimantan Selatan.

Kepala BPSDMP-PMP Kemdikbud, Syawal Gultom, optimistis menyelesaikan proses Uji Kompetensi Guru (UKG) sampai selesai. Dia mengklaim, banyak daerah penyelenggara uji kompetensi di yang sukses melaksanakan UKG.
Kegagalan pelaksanaan UKG hanya terjadi di tingkat terbawah, atau biasa disebut TUK (tempat uji kompetensi) dan tidak terjadi di tingkat provinsi. Mayoritas, lanjutnya, kegagalan UKG disebabkan oleh tidak validnya data guru peserta dan sistem internet yang gagal terkoneksi.

UKG yang ditunda itu bukan di provinsi, tapi di TUK beberapa daerah karena perbedaan data dan gangguan internet. Pelaksanaan UKG tengah menjadi perhatian. Pasalnya, ujian yang lahir atas inisiatif Kemdikbud untuk memetakan kompetensi guru ini diwarnai sejumlah masalah. Mulai dari sistem internet yang gagal terkoneksi, sampai soal ujian yang mengkhawatirkan. Semua guru yang gagal dijadwalkan kembali mengikuti UKG pada ujian gelombang dua mulai 2 Oktober mendatang.

UKG sendiri pada tahun ini menguji 1.020.000 guru penerima tunjangan profesi. Guru tersertifikasi di 448 kabupaten/kota mengikuti ujian secara online, dan 49 kabupaten lainnya mengikuti ujian manual. Kemdikbud berharap, hasil ujian ini dapat menjadi data awal untuk melakukan pembinaan dalam rangka meningkatkan kompetensi guru.

Sabtu, 04 Agustus 2012

Cara mengerjakan Soal UKG online


Soal Uji Kompetensi Guru (UKG) Online

Petunjuk Cara mengerjakan Soal UKG Online ini didapat dari materi TOT Uji Kompetensi Guru (UKG)online, disampaikan pada TOT Nasional TIM TEKNIS UKG yang diselenggarakan oleh BPSDMP-PMP KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN 2012.

Tombol Aplikasi Soal UKG online

Diharapkan Bapak / Ibu guru yang akan mengerjakan soal UKG online harus menguasai tombol-tombol yang ada pada tampilan aplikasi Soal Uji Kompetensi Guru.

Berikut ini adalah gambar tombol yang akan digunakan nanti pada saat anda mengerjakan soal UKG online:

tombol soal Uji Kompetensi Guru
Tombol pada aplikasi Soal UKG online

Gambar Tampilan Software UKG Online


Selamat Membaca...
Belum tahu tampilan Software UKG Online khan..?
Gambar di bawah ini adalah gambar tampilan interface software Uji Kompetensi Guru yang akan Bapak/Ibu guru pergunakan nanti pada saat ujian online.
Karena software ini masih baru, sehingga untuk dapat menggunakannya harus mempelajari dulu tampilan serta tombol-tombolnya.

Gambar di bawah ini juga menjelaskan tahapan-tahapan dalam mengerjakan UKG menggunakan Software UKG Online. Silahkan pelajari dengan seksama:
Tampilan UKG online

Tampilan UKG online-2

Tampilan UKG online-3

Tampilan UKG-4

Tampilan UKG-5

Tampilan UKG-6

Tampilan UKG-7

Tampilan UKG-8

Tampilan UKG-9

Tampilan UKG-10

Tampilan UKG-11

Tampilan UKG-12

Tampilan UKG-13

Tampilan UKG-14

Tampilan UKG-15

Tampilan UKG-16

Tampilan UKG-17

Tampilan UKG-18

Tampilan UKG-19
Page Information

Inventarisasi Masalah Pelaksanaan UKG


"Dengan terus belajar dan mencoba hal positif, dan tanpa melupakan Tuhan niscaya kesuksesan dapat diraih"
Selamat Membaca...
Ini merupakan re-post dari blog teman yang bertugas sebagai team UKG online, berikut ini ulasannya:
Berikut beberapa masalah yang sering muncul saat pelaksaan UKG Online beserta solusi terbaik dari pakarnya langsung, solusi-solusi Masalah UKG Online terbaik dibawah ini saya ambil dari group UKG online, jika anda seorang teknisi UKG Online yang kebetulan mendapati masalah-masalah ini, dan belum menemukan jawabanya, bisa mencoba mempraktikan solusi-solusi dibawah ini, semoga berhasil dan bermanfaat.
1. Masalah: Saat peserta melakukan login muncul peringatan "Identitas peserta yang anda masukan tercatat sedang mengikuti Ujian" seperti gambar dibawah ini:

Solusi:
1) Masuk ke web pengelola,
2) klik menu "Pengawasan Pelaksanaa",
3) Cari ID yang tidak bisa login,
4) Klik icon gembok kemudian jawab OK.

2. Masalah: Apabila muncul “Init error” berarti server telah aktif, hanya saja file “reginfo.txt” belum diupload ke server:
Solusi:
Cek kembali reginfo.txt yang sudah anda dapatkan dari LPMP yang berasalah dari BPSDM Kemdikbud, apa sudah diupload kedalam folder /etc, lebih lengkapnya silahkan baca kembali manual Aplikasi UKG Online.

3. Masalah: Client tidak bisa memanggil soal

 Solusi:
1. Cek kembali jaringan LAN anda, apa ada firewall yang aktif, atau ada antivirus aktif yang kemungkinan memblock port UKG Online, pastikan firewall dan antivirus yang dimungkinkan memblock ip server UKG Online yang menggunakan port: 8416 dimatikan.
Pastikan kembali bahwa ISP (Internet Service Provider) yang anda gunakan dalam koneksi internet di TUKG anda tidak mengaktifkan firewall yang dimungkinkan memblock ip server ukg online.
2. Solusi lain: Tanpa merubah router, anda bisa juga dengan merubah port pada virtualbox, masuk di setting kemudian network/ Jaringan, pada pengaturan port 8416 diubah ke port 8080.
3. Masalah: Saat print out hasil ujian, tapi tanggal ketinggalan?
Solusi:
Ganti timezone vbox Anda. Caranya:
1. login ke console UKG Pengelola dengan user: root, pass: toor
2. ketikkan perintah berikut:
a. WIB:
ln -sf /usr/share/zoneinfo/Asia/Jakarta /etc/localtime
b. WITA:
ln -sf /usr/share/zoneinfo/Asia/Makassar /etc/localtime
c. WIT:
ln -sf /usr/share/zoneinfo/Asia/Jayapura /etc/localtime

4. Masalah: Mati lampu atau tiba-tiba komputer mati, peserta tidak dapat melanjutkan ujian, keterangannya adalah "Sedang mengikuti Ujian", "Jadwal hari ini tidak ada" dan pesan lainnya yang intinya PESERTA TIDAK DAPAT MELANJUTKAN UJIAN:

Solusi:
Kalau "sedang mengikuti ujian":
Seperti solusi pada masalah nomor 1: Silakan klik icon gembok pada menu "Pengawasan Pelaksanaan".

Jika tulisannya "TIDAK ADA JADWAL UJIAN" berarti:
1. Dianggap Sudah selesai ujiannya dan sudah terkirim ke pusat, 2. Harus minta ijin ujian lagi ke pusat dan tidak bisa diberikan karena sudah tercatat di pusat mengikuti ujian, dan solusi terbaik, pengawas membuat berita acara, supaya peserta bisa mengikuti ujian susulan dilain waktu.

5. Masalah: nomor peserta dan nomor NUPTK sudah dimasukan, dan sudah dipastikan datanya benar sesuai sertifikat peserta, namun tidak bisa login untuk mengikuti UKG.

Solusi:
Setelah teknisi/ pengawas memastikan data peserta memang ada dan terdaftar diserver lokal, namun tidak bisa login, ini disebabkan kemungkinan antara data peserta dengan data yang tercatat di pusat tidak sama, maka solusi terbaik, buatkan berita acara untuk mengikuti ujian susulan, dan segera melapor ke dinas/ panitia UKG setempat untuk perbaikan dan pengecekan kebenaran data peserta.

Sementara ini, nanti kalau ada masalah dan sudah ada solusinya, akan saya tambahkan lagi disini. :)

sumber: http://www.mrmung.com/2012/08/inventarisasi-masalah-pelaksanaan-ukg.html

Jumat, 03 Agustus 2012

Cara Memasang Widget Facebook Di BLog

Pada postingan kali ini saya akan membahas Cara Memasang Widget Facebook Di Blog, karena ada teman yang bertanya bagaimana saya menampilkan profil Facebook saya di Blog saya ini. Sebenarnya memasang profil FB kita di blog kita gak terlalu sulit yang kita kira, namun karena mungkin ada yang belum tahu maka saya akan menjelaskan disini.
Adapun langkah Cara Memasang Widget Facebook Di Blog adalah pertama2 anda masuk ke akun Facebook Anda, lalu klik Profil, dan Klik Buat Lencana Profil (lihat gambar dibawah)

Setelah itu akan muncul gambar dibawah ini

Klik tombol salin atau COPAS (Copy Paste) Kode HTML yang ada pada kotak tersebut, dan simpan sementara di notepad atau langsung taruh diblog kita. Jika anda akan mengedit Lencana (badget) tinggal klik Sunting Lencana.
Anda bisa mengatur posisi Lencana anda baik itu Tegak atau vertikal dan bisa juga menambahkan Isi dari tampilan lencana. Jika sudah selesai maka tekan Tombol Simpan.
Tahap selanjutnya adalah menaruh Lencana yang telah kita buat tadi di Blog kita. Adapun tahapan nya pernah dibahas di SINI. Atau dibawah ini :
  • Klik Dashboard
  • Pilih Appearance –> Widgets
  • Pilih widget Text –> Add Text
  • Klik text yang sudah di Add
  • Pastekan kode html tadi di kolom yang disediakan
  • Klik Done
  • Klik Save Changes
  • Kunjungi Blog Anda
Anda bisa menaruh Lencana Anda sesuai keinginan anda, sesuai dengan Thema Blog Anda. Apakah di sisi kanan atau sisi kiri. Kalau sudah jadi maka bisa seperti punya saya di gambar di bawah ini :D

Nah bagaimana? Mudahkan, langsung praktekin aja. Dengan menampilkan Lencana Profil Facebook anda maka akan memberi tahu pengunjung siapa pemilik blog tersebut. Demikian postingan Tips Blog saya tentang Cara Memasang Widget Facebook Di Blog. Semoga bermanfaat.

sumber:  http://supriatno.blogdetik.com/index.php/2009/07/15/widget-fb/

MATERI TIK KLS VIII.3 SMT-1

MATERI TIK KLS VIII.2 SMT-1

Materi TIK kelas VIII Semester 1

PGRI: Hasil UKG Tidak Layak untuk Pemetaan



Kompas/Ferganata Indra Riatmoko Sejumlah guru menunggu kesempatan mengerjakan soal Uji Kompetensi Guru yang harus digarap secara daring (online) di laboratorium komputer SMK Negeri 2 Yogyakarta, Yogyakarta, Senin (30/7/2012) kemarin. Hingga waktu pengerjaan usai, koneksi jaringan komputer ke server penyedia soal UKG belum dapat dilakukan.

JAKARTA, KOMOPAS.com — Hasil uji kompetensi guru (UKG) secara online yang pelaksanaannya semrawut tidak layak dijadikan sebagai data untuk pemetaan kompetensi guru.
Hasilnya diyakini tidak akan menggambarkan kompetesi guru yang dapat dijadikan pertimbangan dalam melaksanakan pembinaan guru.
"Kalaupun ada guru yang sudah mengerjakan soal UKG, sebaiknya hasil UKG tidak dianalisis dulu untuk disimpulkan sebagai hasil UKG," kata Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sulistyo di Jakarta, Kamis (2/8/2012).
Banyak soal tertukar, ungkap Sulistyo. Ada soal yang pilihan jawabannya tidak ada yang benar, gambar tidak ada sehingga soal tidak bisa dijawab dengan benar, kode mapel tertukar. Hal ini terjadi karena digitalisasi soal tidak benar.
"Jika akan dilakukan pemetaan, tidak akan mampu menggambarkan kompetensi guru yang benar," ujar Sulistyo.
Menurut Sulistyo, ia terkejut karena ternyata pada sistem ada tulisan batas lulus 70. "Ketentuan ini mengingkari niat semula sebagai pemetaan. Hal ini membuat guru resah, panik, dan tertekan," katanya.
Sulistiyo mengemukakan, PGRI menyesalkan sikap pemerintah yang diwakili Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh, yang menyalahkan operator dan guru sebagai penyebab kegagalan UKG online beberapa hari ini.
"Nah, itulah contoh menyedihkan. Penguasa selalu mencari kambing hitam orang kecil untuk dikorbankan jika mereka gagal dalam melaksanakan tugasnya," kata Sulistyo.
Ia mengingatkan agar petugas operator komputer yang sudah bekerja sangat keras dan guru yang sudah menyiapkan dengan baik tidak dikorbankan.
Menurut Sulistyo, satu minggu terakhir, guru sudah bersiap-siap, membedah kisi-kisi, belajar bahan uji, berlatih teknologi informasi, sampai mengajarnya kurang maksimal.
Jika UKG online yang kacau masih diteruskan dan hasilnya dipakai untuk pemetaan, lanjut Sulistyo, Kemendikbud bisa jadi termasuk melakukan kebohongan kepada publik dan pencemaran nama baik guru.
"Saya ingin mengingatkan agar Kemendikbud jujur dan berani introspeksi," kata Sulistyo, yang juga anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) itu.
Ia menambahkan, sesuai dengan kajian PGRI, memang harus ada perbaikan sistem, data guru, dan digitalisasi soal dalam UKG online.
"Jadi, sebaiknya segera diperbaiki. Hentikan dulu UKG online supaya tidak merugikan guru," kata Sulistyo.

Kamis, 02 Agustus 2012

ULANGAN TIK.VII SMT-1


ULANGAN HARIAN - 1 TIK.IX

Membuat Menu Dropdown


Dalam konsep blog, setiap posting kita akan terarsip otomatis secara rapi setiap bulan. Setiap memasuki bulan baru, seperti Januari, maka arsip bulan Desember akan tampil di sidebar. Masalahnya, kalau kita sudah ngeblog setahun, maka arsip dari Januari sampai Desember akan berjejer di sidebar kita. Bagaimana kalau dua dan tiga tahun lagi? Langkah praktis mengatasi hal ini adalah dengan membuat pull-down menu seperti di bawah ini:

Jadi, berapa bulan/tahun kita blogging di blogger/blogspot, menu bulan-bulan tsb tidak akan memenuhi dan berjejer panjang di sidebar kita. Yg tampak hanya nama "Archives", baru setelah di klik, akan muncul nama bulan arsip-arsip kita.

Untuk membuat arsip pulldown ini ada dua yakni untuk blogger dengan template klasik, dan template baru. Untuk template klasik langkahnya yaitu :


  1. Login ke blogger.com dg id Anda
  2. Klik Template
  3. Di bagian sidebar blog Anda bagian archives, ada kode html sbb:
  4. &<BloggerArchives> 
    <a href="<$BlogArchiveURL$"$gt;'><$BlogArchiveName$></a>
    </BloggerArchives>
  5. Nah, ganti kode di atas dg kode html di bawah ini:
  6. <select name="archivemenu"
    onchange="document.location.href=this.options[this.selectedIndex].value;">
    <option selected>- Archives -</option>
    <BloggerArchives>
    <option value="<$BlogArchiveURL$>"><$BlogArchiveName$></option>
    </BloggerArchives>
    </select>
     
  7. Apabila selesai, klik SAVE CHANGES. Bila sudah DONE, klik REPUBLISH.
  8. Selesai.
Untuk anda yang memakai template baru, langkahnya lebih mudah yaitu :

  1. login dulu, tentunya dengan id anda
  2. klik LAYOUT
  3. Klik PAGE ELEMENTS, cari element (kotak) yang bertuliskan Blog Archive
  4. Klik Edit pada kotak Blog Archive tadi
  5. Di samping tulisan Style ada beberapa radio button, pilih radio button yang bertuliskan Dropdown Menu dengan cara memberi tanda tik/cek
  6. Klik Save Changes
  7. Selesai
Nah keterangan di atas tadi merupakan langkah-langkah untuk membuat menu Dropdown untuk Arsip, Sekarang bagai mana caranya membuat menu dropdown yang di dalam nya ada linknya, saya ambil contoh untuk menu Dropdown milik saya pribadi yang berada di sebelah kanan atas yang berisi tulisan “ blog tutorial “. Untuk membuatnya silahkan anda copy kode HTML di bawah :

<form><select name="menu" onchange="window.open(this.options[this.selectedIndex].value,'_blank')"size=1 name=menu><option value=0 selected>tulisan disini yang akan muncul duluan</OPTION>

<option value="isi dengan addres yang ingin di tuju">tulisan di sini yang akan muncul</option> </select></form>


Sebagai contoh untuk menu Dropdown milik saya :

<form><select name="menu" onchange="window.open(this.options[this.selectedIndex].value,'_blank')"size=1 name=menu>

<option>- Blog Tutorial -</option>

<option value="http://kolom-tutorial.blogspot.com/2007/04/bikin-blog.html">Membuat Blog</option>

<option value="http://kolom-tutorial.blogspot.com/2007/04/cara-setting-blog.html">setting Blog</option>

<option value="http://kolom-tutorial.blogspot.com/2007/04/memilih-template.html">Memilih Template</option>

<option value="http://kolom-tutorial.blogspot.com/2007/04/mengatur-hurup-dan-warna.html">warna & hurup</option>

<option value="http://kolom-tutorial.blogspot.com/2007/04/cara-memposting-artikel.html">Posting Artikel</option>

<option value="http://kolom-tutorial.blogspot.com/2007/04/membuat-read-more-1.html">Read more (1)</option>

<option value="http://kolom-tutorial.blogspot.com/2007/04/membuat-text-area.html">Text area</option>

<option value="http://kolom-tutorial.blogspot.com/2007/04/blogger-emoticons.html">Blogger Emoticons</option>

<option value="http://kolom-tutorial.blogspot.com/2007/04/yahoo-messenger-emoticons.html">Yahoo!Emoticons</option>

<option value="http://kolom-tutorial.blogspot.com/2007/04/download-gratis.html">Download Gratis</option>

</select></form>
Hasilnya akan seperti ini :


Mudah bukan?   Selamat mencoba !

Ingin pintar dalam bahasa HTML silahkan download ebook nya di sini .
Ingin pintar membuat Website sendiri, klik di sini.

sumber : http://haniftik.blogspot.com/2012/05/membuat-menu-dropdown.html

Software

Bell Otomatis Untuk Sekolah
Semula, Software tersebut diseting hanya untuk membaca file wav, dengan dasar pemikiran file tersebut untuk membuatnya sangat mudah dengan merekam secara langsung melalui Sound Recorder yang dimiliki Windows, file yang tercipta berekstensi WAV. Tapi beberapa waktu yang lalu ada Kompasianer yang bernama Pak Kusnul Yusuf meminta supaya software tersebut dapat juga membaca file mp3,  oleh karena itu software Bell Otomatis tersebut sudah di Update sehingga mampu untuk membaca file mp3. Bagi Kompasianer yang sudah mendownload software versi lama dan menginginkan Bell tersebut bisa membaca file mp3, silahkan download DI SINI, ganti file Bell.exe lama dengan Bell.exe yang baru, dengan copy paste.
file mp3 yang ingin dibaca oleh software tersebut, harus ditempatkan pada folder yang sama dengan file Bell.exe.
Untuk yang belum mendownload software Bell Otomatis versi lama, harus mendownload dulu versi lama, sebab update Bell ini tidak akan bekerja bila software versi lama belum terinstal. Tidak menutup kemungkinan bila ada Kompasianer yang menggunakan Software ini mempunyai ide untuk menyempurnakan Software ini, Insya Allah akan saya pertimbangkan untuk mengupdatenya kembali sesuai dengan permintaan.
Sebelum mendownload update Bell otomatis, perhatikan keberadaan software tersebut
Bell.exe
http://rapidshare.com/files/366526523/Bell.exe
sumber : http://teknologi.kompasiana.com












Beberapa Software Pendidikan Lainnya :
Perangkat Lunak Matematika (matematika):
1. A+ MathMat : adalah game matematika yang bertujuan untuk melatih dan menantang. Inti dari permainan ini adalah anak-anak harus mencari dua angka yang akan menghasilkan jawaban. DOWNLOAD
2. Math Flash : Flash Card Math Game yang melatih keterampilan matematika tentang penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian. Dengan maksimum 999 nomor dan anak bebas menentukan kisaran angka untuk dihitung. Ditambah suara yang menunjukkan apakah benar atau tidak jawabannya, akan menyenangkan menggunakan game matematika ini. DOWNLOAD
3. MathMatics Junior : Game Matematika ini melatih perkalian dari angka 1 sampai 12. Memiliki fitur yang sangat lengkap. Dari statistik skor, warna tampilan, sound yang beragam, tampilan nilai untuk rentang waktu yang bisa disetting anak-anak mereka sendiri. Anak bisa menuliskan jawaban dengan menulis nomor atau dengan menekan tombol angka yang telah diberikan bantuan jawaban tersedia. Juga jika jawaban yang diberikan salah. Multimedia yang sangat interaktif. DOWNLOAD
4. Math Math PRO : Menghitung 1-9 menggunakan berbagai gambar yang dapat dipilih sendiri, menambahkan hingga pilihan maksimum 6, 9,10,19,20 50.100.200, dan 500, penjumlahan dengan menggunakan simbol gambar, kombinasi penambahan dan pengurangan, jumlah perkalian antara 0 hingga 20, pembagian dengan hasil pembagian 1-20. DOWNLOAD
5. Math N FLASH : Merupakan permainan penjumlahan yang menarik. Anak-anak yang tinggal menulis angka yang merupakan jawaban dari penjumlahan. DOWNLOAD

6. Math Flash 12 : Ambil saja. DOWNLOAD

7. Math SPEED Drill : Math game sederhana namun sangat lengkap. Melatih anak-anak dengan penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian. Dapat mengatur jumlah pertanyaan yang akan di tes. DOWNLOAD

8. NUM FUN : Silahkan DOWNLOAD

9. Roman Numeral : Silahkan DOWNLOAD

10. Metric Converter : Metric Converter unit software konversi sangat baik. Anda hanya menempatkan unit yang akan dikonversi. DOWNLOAD 

sumber : http://sutamto.wordpress.com/software/

Rabu, 01 Agustus 2012

UKG Pengaruhi Kenaikan Pangkat


 
 
SEMARANG- Ketidakikutsertaan pendidik pada Uji Kompetensi Guru (UKG) yang serentak dilaksanakan mulai Senin (30/7)  akan berdampak pada kenaikan pangkat dan jabatan fungsional. Hal itu telah diatur dalam Permendikbud No 57 Tahun 2012 tentang Uji Kompetensi Guru.
Dalam regulasi tersebut, UKG bertujuan untuk pemetaan kompetensi dasar dan kegiatan pengembangan keprofesian guru berkelanjutan, sehingga guru wajib mengikuti UKG.
Kasi Pemetaan Mutu Pendidikan LPMP Jateng Yuli Haryanto mengatakan, pelaksanaan UKG tidak ada kaitannya dengan tunjangan profesional bagi guru yang sudah bersertifikat. Namun, jika yang bersangkutan tidak turut dalam ujian itu, bisa berdampak pada kenaikan pangkat dan jabatan fungsional seperti yang diatur dalam Permendikbud. ''Selain itu, dimungkinkan ada juga sanksi disiplin yang telah diatur pemerintah kabupaten/kota,'' ungkapnya, kemarin.
Dia menjelaskan, jika guru tidak mengikuti karena sakit atau alasan yang jelas, akan ditindaklanjuti oleh Dinas Pendidikan kabupaten/kota dengan adanya ujian susulan.
UKG tingkat Provinsi Jawa Tengah diselenggarakan oleh Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) dan Dinas Pendidikan, sedangkan jumlah peserta 129.282 guru yang telah bersertifikat akan mengikuti proses tersebut dari jenjang SMA, SMP, SD, TK, hingga SLB. Sementara guru SMK, kepala sekolah, dan pengawas sekolah, UKG akan dilaksanakan 1 Oktober - 6 Oktober 2012.  
''Khusus bagi kepala sekolah, mereka akan mengikuti UKG dua kali, karena mereka merupakan guru yang mendapat tugas tambahan. Ujian pertama pada 30 Juli ini sebagai guru mata pelajaran yang diampunya dan kedua pada awal Oktober sebagai guru yang memiliki jabatan fungsional kepala sekolah.
Tes akan dilaksanakan secara online di sekolah-sekolah yang ditunjuk dan lolos validasi/verifikasi oleh Dinas Pendidikan kabupaten/kota.
Punya Landasan
Sementara itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh menegaskan, pelaksanaan UKG memiliki dasar yang kuat, meski tidak secara eksplisit tertera dalam peraturan perundang-undangan.
"Yang namanya pemetaan itu penting, jadi tidak perlu memakai Undang-Undang. Tapi, logikanya saja, apalagi jika dibaca dalam UU, jelas ada dasarnya, bahwa kita harus meningkatkan kompetensi guru," ujar Nuh.
Mantan Menkominfo itu mengakui, teknis untuk meningkatkan kompetensi guru tidak diatur dalam UU. Menurutnya, UKG merupakan langkah awal untuk dapat meningkatkan kompetensi dengan memetakan dan memberikan pembinaan lebih lanjut bagi guru-guru yang belum memenuhi standar kemampuan.
"Karena itu, pada dasarnya UKG ingin memeratakan supaya lebih efektif pada pembinaan berikutnya lebih mudah. Sama saja jika ingin membenahi suatu wilayah, tapi peta wilayahnya saja tidak tahu," tandasnya.  (K3,K32-37)

Kemdikbud: UKG yang Gagal Akan Dijadwal Ulang


Kompas/Ferganata Indra Riatmoko Gagal Mengikuti Uji Kompetensi Guru - Sejumlah guru menunggu kesempatan mengerjakan soal Uji Kompetensi Guru yang harus digarap secara daring (online) di laboratorium komputer SMK Negeri 2 Yogyakarta, Yogyakarta, Senin (30/7). Hingga waktu pengerjaan usai, koneksi jaringan komputer ke server penyedia soal UKG belum dapat dilakukan sehingga mereka belum dapat mengikuti ujian tersebut. Permasalahan tersebut juga dialami peserta UKG di sejumlah daerah lainnya sehingga sebagian daerah terpaksa menunda ujian tersebut.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Pembinaan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (BPSDM-PMP) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Syawal Gultom mengatakan, akan ada penjadwalan ulang bagi semua daerah yang tertunda melaksanakan uji kompetisi guru (UKG) pada hari ini, Senin(30/7/2012). Menurut rencana, UKG ulang akan digelar pada 2 Oktober 2012 mendatang.

"Semua daerah yang tertunda akan kita laksanakan ujiannya di lain hari," kata Syawal kepada Kompas.com, Senin (30/7/2012), di Jakarta.

Syawal menjelaskan, persiapan menggelar UKG telah dilakukan dengan maksimal. Akan tetapi, sejumlah kendala bermunculan lantaran tim penyelenggara baru pertama kali menggelar ujian seperti ini.

Ke depannya, agar permasalahan yang tidak terulang, Syawal mengatakan, akan melakukan kroscek ganda sebelum UKG tahap selanjutnya mulai dilaksanakan. Ia berharap, pelaksanaan ujian pada para guru tersertifikasi itu dapat berjalan lebih baik dari UKG kali ini.

"Tentu harus kita cek dulu, dan semoga tidak lagi ditemukan banyak kendala dan lancar," ujarnya.

Meski banyak yang gagal  mengakses pada ujian perdana hari ini, sistem online tetap akan dipertahan dalam pelaksanaan UKG. UKG secara manual, kata Syawal, hanya dilakukan di daerah-daerah yang tidak memiliki akses internet, atau pun para guru yang mengalami cacat.

Seperti diberitakan, banyak ditemukan masalah pada pelaksanaan UKG SMP di hari pertama ini. Rata-rata, masalah tersebut dipicu oleh sistem komputer yang tidak berjalan dengan baik. Karena data menumpuk, akhirnya sistem komputer menjadi "lambat" bahkan error.

UKG SMP sendiri dimulai hari ini sampai 12 Agustus 2012, dengan waktu pelaksanaan mulai pukul 08.00 sampai pukul 16.00 disesuaikan dengan waktu luang para guru. Setelah guru SMP, guru SMA dan TK-SD akan melakukan ujian serupa. Bagi pemerintah, UKG penting dilaksanakan sebagai upaya untuk memetakan kompetensi guru dan sebagai dasar kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan.

PGRI Kecam Kegagalan UKG Online


 
JAKARTA, KOMPAS.com- Kegagalan uji kompetensi guru (UKG) online yang dimulai di seluruh Indonesia, Senin (30/7/2012) disesalkan organisasi guru. Peringatan sudah disampaikan kepada pemerintah supaya pelaksanaannya jangan terhesa-gesa.

Jangan berfikir karena guru kompetensinya belum baik, terus di-UKG itu. Kompetensi dan profesionalitas guru tak akan meningkat kalau hanya diuji UKG.

"Menyedihkan, memilukan, dan memprihatinkan. Tujuan UKG yang baik untuk pemetaan kompetensi guru gagal di hari pertama karena ketidaksiapan pemerintah yang memang terburu-buru melaksanakannya," kata Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sulistyo.
Menurut Sulistyo, Kemendikbud tidak usah malu ketika harus memperbaiki persiapan penyelenggaraan UKG. "Jika perlu menundanya. Untuk apa tergesa-gesa harus dilaksanakan awal puasa, jika tidak membawa kebaikan. Tunda saja jika belum siap," kata Sulistyo.
PGRI dan para guru, lanjut anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI ini, tetap mendukung upaya peningkatan kompetensi dan profesionalisme guru yg benar dan baik. Namun, motivasi Kemendikbud juga harus diluruskan, jangan sampai melaksanakan UKG karena untuk menghina atau menghukum guru.
"Jangan berfikir karena guru kompetensinya belum baik, terus di-UKG itu. Kompetensi dan profesionalitas guru tak akan meningkat kalau hanya diuji (UKG). Peningkatan kompetensi dan profesionalitas hanya bisa dilakukan dengan pembinaan, diklat, dan kegiatan ilmiah yang tepat, di samping kesadaran dari guru yang bersangkutan," jelas Sulistyo.
Jadi, salah jika sangat bernafsu menguji guru untuk peningkatan mutu. PGRI mendukung jika memang untuk memperoleh peta kompetensi guru yang akan melahirkan klasifikasi kompetensi guru. Selanjutnya harus sebagai bahan pertimbangan melakukan pembinaan yang komprehensif.
"Sayangnya, banyak kebijakan Kemendikbud tentang guru yang tidak kontekstual dan riil," kata Sulistyo.

UKG GAGAL: Sistem Belum Siap, Ujian Online Sebaiknya Tak Dipaksakan


Para guru peserta uji kompetensi berdiri bergerombol di luar ruang ujian di SMKN 2 Jogja setelah gagal melaksanakan tes akibat tak berfungsinya sistem ujian online, Senin (30/7/2012). Kegagalan fungsi sistem kembaloi terjadi di sejumlah daerah saat hari kedua pelaksanaan ujian. (JIBI/Harian Jogja/Gigih M Hanafi)
SEMARANG - Pakar pendidikan yang juga Rektor Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) PGRI Semarang, Muhdi menilai pelaksanaan uji kompetensi guru (UKG) sebaiknya jangan terlalu dipaksakan dulu.
“Dari pelaksanaan UKG, ternyata banyak daerah yang mengalami kegagalan koneksi dengan server pusat, termasuk Jawa Tengah,” katanya di Semarang, Selasa, menanggapi kacaunya pelaksanaan UKG di banyak daerah. Ia mengatakan pada pelaksanaan UKG hari pertama, Senin (30/7/2012) di Jateng sebenarnya sudah menunjukkan kekacauan sistem online UKG dengan tak adanya koneksi dengan server pusat, kemudian terulang lagi hari ini.
Kegagalan pelaksanaan UKG di Jateng selama dua hari ini termasuk di banyak daerah lain di Indonesia, ungkap dia, menunjukkan bahwa ada ketidaksiapan sistem online yang diterapkan dalam proses UKG. “Kalau memang tidak siap, ya tidak usah pakai sistem online dulu. Pelaksanaan UKG ini baik, tetapi tak perlu tergesa-gesa karena perlu disiapkan matang. Nantilah akhir tahun, kalau tidak tahun depan,” katanya.
Muhdi yang juga Sekretaris Umum PGRI Jateng itu mengatakan pihaknya tidak keberatan dengan pelaksanaan UKG sepanjang dilakukan untuk memetakan kompetensi guru untuk kepentingan pengembangan profesi guru. “Syaratnya, persiapan dilakukan matang dan sosialisasi diupayakan secara baik agar tidak timbul kecemasan di kalangan guru. Uji kompetensi guru ini hanya pemetaan, tidak ada pengaruh dengan tunjangan profesi,” katanya.
Adanya kekhawatiran sejumlah guru seandainya nilai yang diperolehnya dalam UKG jeblok akan memengaruhi tunjangan profesi yang didapatnya, kata dia, menandakan belum tersosialisasinya UKG secara baik. “Dalam pelaksanaannya, ternyata permasalahannya bukan dari kesiapan orangnya [guru]. Gurunya sudah siap, tetapi server sistemnya belum siap. Meski ada beberapa daerah yang berhasil melaksanakan,” katanya.
Kalau sampai hari ketiga Rabu (1/8/2012) masih saja ada gangguan koneksi server yang menggagalkan UKG, kata dia, sebaiknya UKG di daerah-daerah bersangkutan dihentikan sementara untuk dibenahi ulang. “Misalnya di Jateng, hingga hari kedua UKG gagal dilakukan karena tak ada koneksi server. Kalau sampai Rabu gagal lagi, sebaiknya UKG di wilayah ini dihentikan dulu sementara,” katanya.
Setelah sistem online UKG dibuktikan benar-benar siap, kata Muhdi, bisa dilaksanakan kembali, sebab kerugian yang diakibatkan kegagalan sangat besar, termasuk waktu mengajar siswa yang “hilang” saat UKG.